-->
Open Source dalam pendidikan.
Seperti halnya
dunia komputer yang mengenal open source, dunia pendidikan juga perlu
di-open source-kan (terutama dengan kecenderungan sekolah-sekolah
kita yang makin mahal dan berorientasi bisnis). Saat ini open source
dalam dunia komputer berkembang sangat pesat, kita mengenal Linux
sebagai alternatif dari Windows, Open Office sebagai alternatif MS
Word, Gimp sebagai ganti Photoshop, Blender sebagai versi gratisan 3
DS Max. Semangat pegiat open source diantaranya adalah untuk
membebaskan ketergantungan dari perangkat lunak berbayar,
dikembangkan oleh dan untuk komunitas. Sekalipun gratisan open source
ini tidak berarti murahan.
Nah, open source dalam pendidikan dengan redaksi yang berbeda sebenarnya telah digagas oleh Ivan Illich dalam Deschooling Society pada medio tahun 70-an. Illich meramalkan bahwa pada suatu saat masyarakat tidak memerlukan sekolah, ini karena masyarakat sudah berkembang sedemikian rupa dimana informasi apapun yang dibutuhkan oleh generasi muda tersedia secara luas dan dapat diakses dengan mudah.
Nah, open source dalam pendidikan dengan redaksi yang berbeda sebenarnya telah digagas oleh Ivan Illich dalam Deschooling Society pada medio tahun 70-an. Illich meramalkan bahwa pada suatu saat masyarakat tidak memerlukan sekolah, ini karena masyarakat sudah berkembang sedemikian rupa dimana informasi apapun yang dibutuhkan oleh generasi muda tersedia secara luas dan dapat diakses dengan mudah.





